Kubiarkan ia merasuk mimpi itu
Namun masihkah akan ada segala yang menemu tidur panjang berkelung serupa dengan nestapa
Dan telah alamatnya sampai ujian yang konon tak ikut memakai tempat dari yang biasa hingga terjawab sudah
Diantara bantaran hanyutkan dan juga ada yang tenggelam ketika suaranya muasal itu menggapai tak hilang
Kau hanya tinggal bentuk yang remuk oleh kisah
Daripada mimpi kepadanya kita menanyakan apa aral
Sampai lagi di telaga itu tak pernah sebelum ini namun kah kemana lagi kaki kita pelihara langkahnya dan bunyi sebelum itu
Jangka yang berjarak hanya supaya dapat menindak dan kabur dalam helatan kemana gantinya kucari
Suatu saat mimpiku tak akan dikenang lagi dan sayup getar langkahnya dikenali namun sudah begitu dengan rayuan untuk kembali tak pernah begitu kusukai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar