Menanti dan menimbang
Suara
Pernah datang beberapa
Mereka menanyakan tentang
Kasih patah dan tak untuk dikembalikan
Diunggunan tersisa bara terakhir
Mereka menyambut dengan senyuman
Betapa hakiki makna kesendirian
Dengan keseriusan memulai hidup tanpa embel-embel
Semua yang pernah pulang tak kembali
Atau pergi kemana diturutkan
Meyakini
Seorang pemuda mabuk dipapah kawannya
Di serambi kini ia telentang
Bintang berputaran dikepalanya
Hari biru itu kukira
Malamnya kami
Selanjutnya markah pilihkan sesuatu yang terjal dikeningnya
Ia pantas untuk dilupakan
Ketika itu malam rabu
Paginya ia tak bergerak dari tempat tidur
Karma baiknya bicara banyak
Dijalanan tak ada yang menyangkal lagi
Ia lolos dari kejaran dan yang tak dipahami adalah kenapa orang-orang ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar