Sebelum petik ia kutip
Sejumlah yang ia katakan melawan kata hati
Sejumlah pikiran menggenapkan
Dan ucapan milik
Yang ia rahasiakan
Suatu saat sebelum di geladak bergelimpangan para kelasi
Dan ia yang punya
Dibalik sini
Hanya saja
Dan adakah kita temukan
Ia jumpai bayangan yang memantul di cermin
Berganti tiap sesaat ketika ia terguling hanyut
Masihkah ada
Hanya sesaat memang
Setelah ia sadar
Upacara setelahnya
Hanya akan ada
Yang jamak bagi kita ketahui
Dan dirumpun sajak ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar