Pernah ia menunda jatuh dan akan mesti waktupun kita kira sengaja ikut pertaruhkan
Lupa adalah bahasa kanak yang mintakan mainan pada bapak
Lain diri yang menjatuhkan harga dari kenangan yang tak di bingkai
Oleh makna
Sekali sudah aku penuhi dan gaya yang penuh oleh ilusi bayang-bayangmu
Sekali waktu itu ia tak kembali
Persis seperti luka
Dan ngilu barah hadirmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar