Derik atap yang bersuara resah
Binatang malam
Mengintai jauh
Kami datang dari masa depan
Cahaya bulan yang jatuh kepada batang batang pohon sesudah ditebang
Membayang
Lekas membasuh luka anak muda
Ia berdendang dengan garis garis hitam pada wajah
Dan ombak menarilah
Lenyapkan ratapan dari kami
Seorang berduka
Tentang hari yang dibeli
Dengan ratapan digantinya
Dahan yang sudah kembali di isi
Burung hantu
Tak berkurang dahaganya
Kepada darah buruan
Malam itu
Samudra lepaskan
Sebagian terpaku pada palung
Sebagian lain mengira luasnya
Dan bintang jatuh
Tempias asa ketika itu
Kita menatap
Diri yang tak berguna
Merasa lega
Tidak ada komentar:
Posting Komentar