Sembari menungguku datang jawablah pertanyaan yang terbersit di kepalamu
Si jalang hanya punya tuhan di dalam hatinya
Kita berkehendak maka nampaklah berbagai yang memperantarai
Tetapi begitu dengan damai yang kau petik
Akan ada hubungan nya dengan kebohongan dan rahasia gelap
Sampai begini adalah peluru pertama yang di tembakkan
Sorak sorai jejaka dalam penantian
Dan juga nyala rindu kepada juwita nya
Melainkan harap yang tumbuh mekar dan ranum
Menuju sebuah perintah untuk setia dan sedia
Di biru lautan tak tampak goresan langit yang menandai hari yang purba tapi miliknyalah setiap usaha kecil untuk dapat memanjatkan doa doa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar