Setiap hari adalah bola salju yang bergulir kebawah dari puncak
Semakin bertambah saja tebalnya
Dan akan terlambat jika kau tak mulai berlari dari sekarang
Mimpi mu ikut berdetak bukan tatkala pagi bersambung dan rasa gundah lepas kelantai membuih laksana busa di pinggir kopi selesai di aduk
Karena aku biasa saja
Merpati terbang melandai dan kau akan rindu untuk menatapnya berlama lama
Kau bingkai dalam lamunanmu
Kau sebenarnya terjaga namun apapun tak mengerakkan selain diam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar