Merasa terusir ia memilih angkat kaki
Beranjak ke suatu tempat
Yang tak akan ditemui dirinya menjadi penyebab segala yang terjadi
Setiap minggu pagi aku melewati kuburan dan selalu melihat bapak nya menziarahi
Tapi setelah memiliki masalah di tempat biasa kita berkumpul aku tak akan melewati lagi kuburan dan melihat bapak yang menziarahi makam entah siapa baginya
Yang kusukai adalah ia seolah bercerita pada seorang yang telah tiada dalam hidupnya
Tapi aku merasa beruntung tak menjadi saksi kesedihan yang tak terbendung
Kemudian semua kembali seperti sebelum dimulai
Kita selalu merasa meninggalkan dan pergi menjauh mungkin akan menghilangkan beban yang kita tanggung
Waktu bergulir dan berharap wajah yang kita hafal untuk tetap begitu
Tak berubah meski menanggung derita atau menghadapi kehilangan dan juga di terpa kesedihan
Mungkin aku akan bertahan begini saja sedikit lebih lama daripada sebelumnya
Dan semua mengantar kepada rumah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar