Minggu, 14 April 2019

Permisi

Malam telah lewat
Dentang berkisar antara pukul sebelas
Waktu itu mungkin terlalu berat bagi kepalaku satu satunya tempat yang bisa kau hinggapi

Diam diam berselimut dingin malam terasa sangat membius ku untuk pura pura tak sadar sementara kau menunggui di depan pintu kamar

Tok tok
Apa kau akan melarangku untuk masuk
Dan menuang kasih di dadamu
Apa masih terasa sempit

Sehari tadi aku tak berada di rumah
Dan adik telah menyulap kamarku menjadi milik nya

Di jalan orang berkumpul
Seorang wanita menabrak mobil
Berdarah darah

Ada pegawai yang berlindung di kedai  kopi dari bos nya yang marah jika tahu pekerjaan yang tak beres

Malam ini aku tidur di kamar milik adikku
Dan kau berdiri di pintu

Masuklah
Kataku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar