Malam telah lewat
Dentang berkisar antara pukul sebelas
Waktu itu mungkin terlalu berat bagi kepalaku satu satunya tempat yang bisa kau hinggapi
Diam diam berselimut dingin malam terasa sangat membius ku untuk pura pura tak sadar sementara kau menunggui di depan pintu kamar
Tok tok
Apa kau akan melarangku untuk masuk
Dan menuang kasih di dadamu
Apa masih terasa sempit
Sehari tadi aku tak berada di rumah
Dan adik telah menyulap kamarku menjadi milik nya
Di jalan orang berkumpul
Seorang wanita menabrak mobil
Berdarah darah
Ada pegawai yang berlindung di kedai kopi dari bos nya yang marah jika tahu pekerjaan yang tak beres
Malam ini aku tidur di kamar milik adikku
Dan kau berdiri di pintu
Masuklah
Kataku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar