Kelak kita akan menuai apa yang telah kita bagikan
Kepada malam masih kah aku akan rindu kepada pagi
Agar cepat datang
Segala risau kutuang kearah datangnya suara fajar yang menyentuh
Dahulu pernah kujemput mimpi ke hulu datangnya
Menindih perih
Mengganti milikmu yang bukan milikmu lagi
Semua akan sirna seperti embun akan tetap menjagai cahaya pertama saat fajar
Sehingga kau bernafas hanya untuk hari ini saja
Agar kehampaan bersembunyi di bilik masjid
Menjadi terakhir yang mengetahui bahwa semua berhak untuk hidup
Dan tuhan dekat seperti saat mendengar tangis pertama bayi dan rapat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar