Minggu, 28 April 2019

Siapa pemilik malam

Setapak membasuh jejak yang tertinggal
Siapa yang sembunyi di balik terang
Di kelamnya ia suri

Akan ada nanti
Sama kita nantikan
Yang berkelana bersama waktu
Kepada sebuah kampung ia singgah
Dan bertanya
Siapa gerangan yang membiasakan bubar di banyak kumpulan
Ia terbit
Pula dalam kehendak yang terbayang adalah untuk bangun dan bersiap
Kepada penjuru angin yang menekuni gelisah rongga dada adam dan hawa

Berselimut tubuhnya milik kabut yang menjejal berdesakan
Sering ia lupa nama
Dalam kendi penuh ia membasuh muka dan menaiki tangga masuk kedalam untuk menyambut dirinya dikala petang nanti yaitu sebelum malam dengan gulita tanpa pemilik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar