Membelah kabut
Pikiranmu bercabang pikirku
Jemari yang kasar dan dengan peluh sepenuh baju
Seberapa sering berkalung tasbih memisahkan
Dan ada antara kata terpelintir
Maksudku apa
Sekarang tak bisa menyebut nama
Memang tersembunyi rupa
Tapi getar yang kau bawa
Kami hafal serupa diam tetapi berpindah sedang ruang tak bergeser
Mengaburkah batas antara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar