Deras dari tangga
Berderap naik perlahan
Di atap hilang timbul suara suara
Namun hari begitu jauh
Meskipun senang untuk disoraki
Dari sini
Kemudian bersisian pria dan wanita
Mengepung waktu
Mengaraknya
sidang pertama di bulan ini
Di depan matahari jauh
Kita menatap dengan pelipis ditutupi
O masih kah ada terang bulan itu
Nantikan malam kawan bintang nya kau hitung tak jatuh
Lebih pagi dari ini kau sanggup membuka mata
Yang lain bahkan melewatkan mimpi
Demi gita yang membangunkan kelak
Semua berbahagia
Terik siang ini
Semua larut dalam lingkaran yang dibikin seperti semut yang di jebak
Berputar putar mencari nafas melewatinya
Seringkali melihat nya terjatuh
Beberapa terpaksa mengatur diri seperti gembala yang terombang ambing oleh cuaca
Kalau tak hujan
Kita bisa pulang dengan perut penuh oleh rumput
Bekal penggembala telah habis
Dan ular membujur telah di halangi nya
Sementara itu kita dapat bermain main seperti sedang digembalakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar