Kembali menuju ku
Suara peluit itu jemu
Dan sahutnya bisa kuhirau
Berulang-ulang kemudian diam
Di rimba raya bersorak kencang seperti puisi yang selesai dalam ruang sunyi
Terbentur kepada tiang seekor capung hinggap
Untuk terbang lagi perlu waktu sepersekian
Penggembala melepas ternak
Di padang rumput mega meriap
Senja menghalang hadir
Sibuk menghitung satu dua
Dari bandar kecil air melimpah
Ke sawah yang masih berupa benih
Dan kata pulang ke pelukkan nya
Kuburan telah penuh
Dan kita bertikai tentang siapa yang patut atau tidak sama sekali
Sebentar lagi malam
Dan kandang telah penuh binatang
Kita tersindir
Bahwa masih ada yang mengaturnya
Sebagian hilang suara suaranya
Sebagian tinggal wajah
Dalam rupa yang terbeli dengan lagu
Dan berputar tanya itu
Kenapa kau masih mau hidup?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar