Seorang telah memberinya luka
Sepadan dengan segenap usaha yang dilakukan untuk naik dan pergi meninggalkan
Dalam lukisan itu ia hadir pula
Sebagai awan yang putih dan menjunjung
Lalu kemana terbang
Sebuah ucapan yang ditunggu dari bibir yang ungu
Sampai jumpa katanya
Bagi ku lebih dari luka
Dan memang kita di latih tanpa pamrih untuk tak tega
Serupa kumpulan tumbuhan semak
Begitu selalu hadir dan akan di cabuti juga
Sekarang tinggalah ia dan malam
Ia mendongak ke langit dan menatap gemintang
Sentosa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar