Di anak tangga penghabisan
Mereka berdua bertiga atau berkelompok
Meneriakkan nama setiap yang menaiki
Berasal dari bawah
Terus hingga ke atas
Tatkala sampai ke penghabisan
Perlahan saling berpelukan erat
Dan berjalan seperti sediakala
Sekarang boleh dapat bercengkrama dan barangkali bersantai
Semoga angin itu yang bertiup dari tenggara
Habis dan tak sampai hingga kesini
Bagaimana diam nya seolah ditembak petir di siang hari
Berjalan kuyu sepanjang lorong ini
Semenjak awal dahulu berteriak aku akan tapi bahkan untuk menyebutkan nama dan asal ia takut
Kita tak mengisahkan tentang pahlawan yang kabur di sini
Barangkali coretan nya di bacakan dengan keras sekali
Ia tak percaya
Mungkin saat itu ia sedang berada di ruangan lain di kepalanya
Hari baik dan bulan baik
Kau di jemput pulang
Perihal apa?
Bertanya kepada saudaranya
Tenang kau akan baik-baik saja
Tapi tak di ketemukan kepuasan dalam jawaban itu
Ia menyingkir lari kedalam merah saga bola matanya
Ia tak menangis
Ia berduka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar