Mengendap di tikungan
Belakang rumah
Adalah jalan lain menuju
Simpang menunggui angkutan
Disana ramai siswa berangkat ke sekolah
Gang pertama terdapat rumah lama
Kosong
Tak berhuni
Jelas dari sini
Berkelok menanti tamu
Tanaman bersemak
Sebagai kau saja
Apakah mampu memasukinya dan tak kembali mungkin akan lebih baik lagi
Jika orang lain tak mendengar kabar tentangmu
Di warung menjual rokok ketengan
Lebih pagi dari mu
Ada teman mencorat coret seragamnya
Dan kau melewati nya
Dia tahu itu kau
Namun ragu dengan langkahmu
Pukul sembilan pagi kau diantar pulang
Lebih dahulu dari yang lain
Sebab kau diam saja mematung tak menyahut ketika ditanyai bu guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar