Sabtu, 20 April 2019

Sekali pagi

Alam begitu diam
Entah mengapa pagi begitu cepat datangnya

Aku rindu
Dalam air yang tergenang membayang

Nanti malam aku akan berada di luar rumah
Memanjati tembok atau membiarkan pintu tak terkunci

Lalu bangun lebih pagi
Agar aku tak lagi rindu

Ini kali terakhir
Aku menemukan kau tergeletak di ambang jaga ku

Bukan penuh tapi aku tak punya waktu
Sekali akan berulang semangat ku tumbuh
Berganti tubuh

Remaja yang berjalan subuh hari
Beraroma rumput basah dan tanah lapang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar