Dipucuk gedung yang mengambang hitam
Menumpuk jelaga
Tunas yang dibawa dari kampung telah di tukar dengan detik yang dapat di simpan dalam lagu atau cerita
Sebagian butuh pulang atau yang lain memilih untuk terus berjalan ke arah teluk dan memutar menuruni bukit kebawah
Bertambah usia sama dengan meminjam tempat untuk larut
Hibuk saja biar tetangga tak terganggu tidur siang nya
Kilometer di tempuh harus sampai kalau tak di jemput saja agar raga dapat bersua
Tanah seperti titian yang di sesaki oleh kabar demi kabar
Kita bisa peroleh hasil jika tak saling melempar dan terus memekik bagai kelasi
Di semenanjung itu angin telah berpusing dalam sepuluh malam tenda didirikan
Dicabang cemara angin tertambat perpisahan yang mesti di sambut seperti menerka letak ujung pelangi
Kau ikut tidak
Kemana hembusan angin disitu tanah kita berlabuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar