Berkejaran ombak menyapu ketepi
Angin yang disanjung semalaman kau tak nampak
Terpatri kuat di hati
Sekali ini buih terdampar dan karang dipecah
Pada purnama nanti
Seroja dan penantian di hidangkan agar kau dapati jiwa yang kau dekap dalam buruan
Akan kau ingat sebagai
Selamanya
Dan mentari yang naik meninggi
Serupakah dengan
Cerita dalam rengkuhan pertapa
Dalam berapa ujian kau lewatkan
Dalam berapa angka kau saksikan
Tujahmu dalam lagu dalam berapa nada tersimpan rupa
Kekasihmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar