Minggu, 28 April 2019

Basi-basi

Menamainya sebagai yang dulu pernah dekat
Dalam keping suasana ia pernah di kenal atau kerap kali menyingkir

Rapat seolah guruh butir pasir yang bergeser sebab di pijak

Biarkan sekali ini ia menyangkal
Seolah di bauinya getar jiwa yang tertahan
Ia memanggil serupa angsa yang di usir pemiliknya

Tak lama setelah menyulap tangkai bunga menjadi wajah wanita yang mengundangnya masuk kedalam parit yang beralamat celaka itu

Ia memilihkan pusaranya sendiri
Tak ingin di kenang
selamat jalan lirih nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar