Ada pertanyaan perihal waktu dan kau
Yang tak akan mampu terjawab oleh ku
Sepasang sepatu yang melangkah kian
Kita tak akan bisa menunda
Tapi biasa untuk mengalah
Sekarang aku rindukan badan
Katanya pada seorang yang berbisik kepada telinga sendiri
Adakah kita sanggup menolak kebahagiaan yang tiba
Tapi waktu yang fana dan kita abadi
Sementara ku ikuti dalamnya luka
Kalau kita tak bisa bersama
Di dalam hati
Berulang ulang nama nya ku sebut kuinginkan luka itu
Yang kekal menyembuhkan
Dan sekalian percobaan kurekam dalam sajak lama tentang pemberontakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar