Selesai arus menimbun yang tinggi pun termaktub dalam agenda nya
Tak dapat bosan
Andai tuan meraja
Dalam sukma meramal waktu itu
Embun mencapai getirnya
Dalam hidup mengganti bunyi
Arti dibalik lansekap yang kabur
Kesemua mengandaikan kosong agar kembali terisi
Ular membelit tubuh seorang
Yang kau guyur dengan harapan
Serupa liur mu
Meniti lilitan jembatan putus dan menyambung
Dalam genta bergaung nama yang tak kan di lupa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar