Di temaram ruang menjelmalah menjadi ular yang berkepala dua
Seorang wanita yang mematut di cermin buram
Berkata seperti ini
Seorang nyonya enggan akan berganti tuan tetapi aku gundik dari seorang tuan tanah yang berpunya
Tak boleh kudapati diriku menunggu nya mendatangi sehabis berjalan bersama anak anak nya sementara istri nya menyiapkan makan malam
Kira kira begitu
Lalu berkelakar begini
Gundik tetaplah gundik walau disediakan rumah besar lengkap dengan pelayan dan sesekali di jumpai untuk di beri uang yang adil
Kemudian ia berkemas pamit kepada pelayan
Berjalan sendiri ke arah kendaraan yang sedari tadi menunggui
Minggu, 10 Maret 2019
Mungkin begini kalau cinta di jumlahkan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar