Minggu, 24 Maret 2019

Pokok derita

Semisal derita yang mengantar kita
Tak boleh ada pagi selain ini
Mengalah pada rasa sakit sama saja dengan berhitung mundur
Setelah itu
Setelah itu

Tapi setidak nya setiap aku buka mata masih ada roti dan kopi yang bisa disantap tak berkurang nikmat nya
Lain luka lain pula dengan erang nya
Perih memang tapi tak lama

Sedekat ini kah hidup dengan segala
Mungkin saja
Aku masih dapat bernafas dengan lega

Tidak ada komentar:

Posting Komentar