Matahari bisu saat senja dengan asing nya jakarta
Membelaiku masuk ke jantung
Siapa kira jakarta bisa begitu mempesona
Saat semua letih
Saat semua mengatur langkah kepada rumah
Saat kita menjadi dekat
Dengan arah yang sama
Menuju pulang
Dimana tersimpan renjana yang mengalahkan kecongkakkan
Dimana tertinggal kasih
Tapi kita dapat menggapai satu satunya iaitu ketulusan
Lebam dalam tanya
Diam dalam luka
Aku tak akan pergi kecuali menyembuhkan
Melawat kepada karib jadikan pintu selalu ada
Dalam ketiadaan sebagai yang masih berjuang untuk menjadi manusia
Setelah kita berjabat tangan dengan masa depan
Tak perlu mengundang maut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar