Sabtu, 16 Maret 2019

Merentang sayap

Sejauh ini tak lagi cukup bagi ku karena tak seorang pun bagi kita
Dekat disini kau terasa sebagai hingar bingar dalam kepala

Bertapa menyuruh sepi untuk minggir kau lalu mampir seakan tempat yang telah kau pesan
Sungguh aku tak berhak untuk menjadi seorang yang lain
Menghadapi takdir
Atau dengan begini aku akan sanggup untuk menerima mu sebagai yang telah menyayatkan luka dengan dalam

Setelah lama pura pura lupa tidak akan baik bagi ku yang pernah
Menambatkan pikiran ke arah jalan menuju mu yang jauh dan terasa dekat

Berdiri dalam diam saat berteduh dari hujan
Menyerap kepada tanah yang basah dan biasa untuk ditumpahi
Kau mengerti bahwa semua tak akan semudah bermimpi

Tetapi kemudian kita terbang
Dilangit lapang yang tinggal hanya kita
Kita berjuang untuk tak jatuh untuk tak terluka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar