Selalu merasa berdosa bila terasa hening di dalam ruangan
Waktu yang ku kejar kita pernah selalu berdiri dalam penantian
Dalam masa singkat menimbang
Dengan semoga
Tiba saja kita tak menolak apabila diberi nasehat
Karena memang dahulu kita jarang atau sering meninggalkan
Sekalinya bersuara aku menirukan cericit burung yang sama terbang melintasi atap rumah kita
Atau matahari yang sama menyinari hari kita
Dan kita sama berlindung dari badai yang datang
Dengan apa rindu agar terbayar lunas
Seperti kau yang kurindukan
Jalanan dipenuhi orang
Sepi menikung
Sekali berkabung orang akan berkumpul
Aku biasakan dahulu sebagai kau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar