Senin, 11 Maret 2019

Setiap sore murai melantunkan sajak

Dahulu katanya angin berbicara kepada orang orang suci
Berkata pelan menyuruh nya merayapi dinding itu perlahan
Lalu setelah langkah nya pasti
Angin menyeret dan menjadi wujud mereka dan bumi membuka cepat lalu menutup lagi setelah didapati jasad diantara nya

Kemudian siapa pun akan meminta kepada raja raja
Agar tak dipisahkan dari alam
Dari semua nya berasal

Semula hari menenun anak anak yang bermain di balik tumpukan sajak
Atau tiba hari sebagai kekasih yang pernah
Menghampiri dan menanyakan kabar

Semua hidup memuja
Dan sore tiba menarilah murai berkicau bebas
Melupakan tempat asal berjemur lara
Asa adalah gerak hati yang pertama kali melerai perkelahian itu
Memilih menunggu di pohon tua
Sedang apa tuan kiranya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar