Jumat, 29 Maret 2019

Menjadi pohon

Ia tertanam tak berkaki dalam tanah yang berpelindung ia memberimu buah dan kesejukan ia yang mencoba menjangkau pada kekasihnya

Dengan sopan bertanya maukah kau menanyakan kabar
Wanita yang telah kurindukan dan kuhafalkan aromanya

Dan dari sini awan menjatuhkan hujan padanya
Mengaburkan batas antara mimpi dan jaga

Tapi dengan keterbatasan ia mencoba selalu utuh

Dalam gulita pekat menyala lagu yang di nyanyikannya
Ia seorang

Kelak ia akan menjalari tanah ini dengan akar nya
Yang menopang dan mencari

Ia sebatang pohon yang rindu ingin dimiliki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar