Kamis, 21 Maret 2019

Di pagi yang biasa saja

Ketika aku masih memelihara beberapa ekor kucing kecil
Yang tumbuh besar setiap hari dan satu persatu menampakkan gejalanya
Satu persatu mengeong memanggil induknya

Aku pulang
Sebagai siswa yang taat dan patuh selagi muda di ajarkan beragam hal

Dahulu mengkhianati pagi adalah hal yang paling sering ku lakukan
Membolos dan melupakan tanggung jawab sebagai pelajar

Tak kurang dengan sekarang menjalani hari baik dengan kadar keangkuhan yang kukikis terus
Semua berakar kepada ketidak tahuanku

Di setiap kelopak nya bunga
Beraroma khas membuat betah berlama lama
Seandainya waktu dan tempat tak saling berseberangan
Kita yang tak pernah benar benar memiliki apapun tentu sanggup untuk bertahan dalam hidup yang biasa biasa saja bersama orang orang yang luar biasa

Jita telah lalui jalur yang biasa dilalui
Terus hingga beberapa generasi
Kita mendiamkan dan menjadi saksi
Dalam hidup kita tak boleh memihak kepada kebodohan
Kita terus hadir sebagai manusia yang telah diluruskan
Kita tak pernah mencoba untuk menyerah bahkan sekali saja
Untuk itu aku titip kan pesan pada angin yang berhembus kalau kalau ia merasa bosan dengan tempat dan suatu hal

Tapi kita tak boleh merencanakan kepergian sendirian
Kita di latih untuk lupa bahwa kita masih menginginkan kebebasan
Menjadi diri sendiri dalam hidup yang cuma sekali

Berandai andai tak boleh di pagi hari semua orang mesti berangkat kerja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar