Rebahlah
pada tengkukmu kulihat urat berurat
Lengan tak bisakan memuat
Hendak berangkat kemana
Katamu pergi sebentar barangkali memutar akal untuk dapat melipat kaki lagi
Lama pun tak kembali
Jaran tuk lalui jalan yang sama
Kawan pun di pendakian
Ada sebilah parang yang disimpan
Seperti jalan malu menikung
Mencabik si buntung dalam pelarian yang bukan balapan
Sehabis nya jangan himpun
Alang alang
Juga serangga yang bersarang di baliknya bakal dijadikan pengumpan unggun berjaga malam sekarang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar