Rabu, 06 Maret 2019

Ode untuk yang hilang

Lagu bimbang terus diputarnya
Sementara halaman belum lagi jatuh dari pandangnya
Ia yang menghuni lembah ini
Tak sibuk menghias diri dipikirnya tak akan apa apa

Disini juga bersemedinya lelaki tua
Yang dahulu
Jauh sekali perginya tak pulang
Sekali berkabar,
angin duka menyelimuti kampung nya yang di kabuti sunyi disana
Senyap

Sesekali arti dalam darah yang mengalir beranjak
Berujar
Suatu saat nanti
Orang orang boleh pulang dan aku akan tetap
Akan tetap menyambut hari
Tak peduli dengan siapa ku habiskan nanti
Biar kerak kerak daki yang membelit dalam pikiran aku tak mesti seperti dahulu

Semenjak itu ia memilih jurang yang menganga lebar sebagai tapak bangunan kosong yang kini ia huni

Ditinggal kan nya aroma
Yang sudah sejak lama
Ya memang sejak lama
Semenjak lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar